Kisah unik dibalik film Spider Man 4

Telah banyak pendapat-pendapat yang menyebutkan bahwa film Spider-Man yang baru saja dirilis pada 3 Juli 2012 ini mempunyai perbedaan yang sangat mencolok dengan versi sebelumnya. Selain pergantian pemeran utama, dari Tobey Maguire menjadi Andrew Garfield, jalan cerita dari film superhero versi reboot ini mengambil waktu kala Peter Parker masih menjadi seorang bocah SMA.

Namun, kita tidak bisa memungkiri bahwa keberadaan fakta-fakta menarik di belakang layar tentu saja akan membuat sebuah film menjadi lebih menarik. Bagi Anda yang belum dan akan menonton film ini, berikut adalah beberapa fakta-fakta rahasia yang terdapat di dalam film “The Amazing Spider-Man” yang sepertinya akan menambah rasa penasaran Anda.

film spiderman 4
Spider-Man bukan tokoh terfavorit
“Saya adalah penggemar berat dari tokoh Spider-Man,” ucap Marc Webb, sang sutradara, saat ditemui saat mempromosikan filmnya di New York, Amerika Serikat. “Namun saya adalah seorang penggemar terbesar dari seorang Peter Parker.”

Ucapan Webb tersebut sepertinya mengindikasikan bahwa dalam installment Spider-Man kali ini akan lebih terfokus pada pergulatan di dalam diri Peter Parker, walaupun tanpa melupakan berbagai adegan aksinya yang akan penuh dengan efek-efek spesial.

Martin Sheen (Uncle Ben) tidak berakting
Ketika disodorkan naskah untuk berperan sebagai Uncle Ben, salah satu tokoh yang mempunyai peran besar di kehidupan Peter Parker, Martin Sheen sempat mengungkapkan bahwa ia mempunyai pengalaman yang serupa di dalam kehidupan nyatanya.

“Saya mempunyai kesulitan saat harus membesarkan anak-anak dan hidup dengan para cucu yang mempunyai insting untuk memberontak,” ucap Sheen dengan nada canda seperti dikutip dari Time. “Dan segala usaha yang saya berikan tampaknya tidak menghasilkan banyak perubahan.”

Emma Stone bertemu dengan dunianya
Emma Stone sempat mengenyam pendidikan dengan metode homeschooling yang, sayangnya, tidak dapat memuaskan hasratnya di bidang biologi, karena ia tidak bisa berkecimpung di dalam laboratorium untuk melakukan penelitian. Beruntung ia bisa melampiaskan hasratnya di film ini, karena hampir sebagian besar karakter Gwen Stacy yang ia perankan menghabiskan kebanyakan waktunya di dalam laboratorium penelitian.

Dengan bantuan paman dan bibinya yang bekerja di perusahaan obat-obatan Merck, Stone bisa mendalami perannya saat berakting di dalam laboratorium. Bahkan Stone sempat meminta untuk bisa magang di laboratorium Merck. Sayangnya, hal tersebut mustahil terlaksana, karena Merck hanya mengijinkan mereka yang telah lulus dari universitas untuk bisa bekerja magang di dalam perusahaan.

“Sejak saat itu, saya tidak lagi suka dengan sebutan ‘cerdas’. Karena saya telah kehilangan makna dari kata tersebut,” ucap Stone dalam satu kesempatan. “Apakah kata tersebut mendefinisikan kemampuan kita untuk belajar atau hanya boleh disandang oleh mereka yang baru lulus dari universitas?”

Dimainkannya lagu Velvet Underground berjudul “Heroine”
Aktor asal Wales, Rhys Ifans yang memerankan Dr. Curt Connors dan Lizard, mengatakan bahwa karakter yang ia mainkan tidak dipengaruhi oleh musik rock ‘n roll. Namun kala melakukan proses pengambilan gambar, sutradara Marc Webb justru memainkan lagu dari grup band Velvet Underground untuk memberikan Ifans mood yang sesuai saat ia berubah menjadi Lizard.

Sebagai informasi, lagu tersebut tidak akan ditampilkan di dalam adegan.
Lihat juga : Cuplikan film Spider Man 4

Sumber: Oktomagazine.com

Tinggalkan jempol anda untuk tetap update bersama Iniloh.net






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...